GasparNews.com, Air Saga – Laga Final Turnamen Sepak Bola Anak U-12 dalam rangka HUT RI ke-81 semakin panas dan seru. Dua tim terbaik, Maladewa dan Irak, akan beradu kekuatan untuk memperebutkan trofi juara Agustusan tahun ini.
Laga final tersebut dijadwalkan berlangsung Sabtu, 29 Agustus 2026, bertempat di Stadion Mini Sepak Bola Suak Parak Mangrove, Desa Air Saga, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.
Pertandingan ini dipastikan menarik perhatian masyarakat lantaran mempertemukan dua tim yang sama-sama berasal dari Desa Air Saga.
Tim Maladewa merupakan perwakilan Dusun Air Serkuk, sementara Tim Irak berasal dari Dusun Tanjung Kubu.
Salah satu fans Tim Irak, Kucan, mengatakan tim yang didukungnya tampil impresif sepanjang turnamen. Bahkan, menurutnya, Irak belum pernah mengalami kekalahan hingga berhasil melangkah ke partai final.
“Hingga saat ini Tim Irak belum pernah kebobolan. Jovan merupakan penyerang andalan yang sudah mengoleksi 9 gol. Dia menjadi top skor sementara,” ungkap Kucan saat memberikan semangat kepada para pemain, Kamis (27/8).
Kedua Tim akan Bersaing Sengit di Laga Final
Kedua tim berhasil melangkah ke partai puncak setelah melalui persaingan ketat dan menyingkirkan 20 tim peserta yang ambil bagian dalam turnamen tersebut.
Ketua panitia, Rudy, mengatakan pertandingan final diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim memiliki keunggulan masing-masing.
“Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim memiliki keunggulan masing-masing,” kata Rudy, Jumat (28/8).
Menurut Rudy, perhatian kini tertuju pada penampilan Tim Irak yang tampil impresif sejak fase penyisihan grup hingga semifinal.
“Tim Irak ini belum pernah menelan kekalahan dan hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen,” ujarnya.
Tajamnya Lini Depan Tim Irak
Ketajaman lini depan menjadi salah satu faktor utama keberhasilan Tim Irak melenggang ke partai final.
Jovan menjadi salah satu pemain yang paling mencuri perhatian. Dengan torehan 9 gol, penyerang muda tersebut untuk sementara memimpin daftar pencetak gol terbanyak turnamen.
Produktivitas lini depan Irak menjadi ancaman serius bagi pertahanan Maladewa pada laga final nanti.
Ibay Motor Pertahanan Maladewa
Maladewa juga memiliki kekuatan yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Tim asal Dusun Air Serkuk tersebut mengandalkan kokohnya lini belakang yang dikomandoi Ibay sebagai motor pertahanan.
Selain Ibay, Maladewa juga memiliki Akbar sebagai penyerang andalan. Kecepatan dan kemampuannya dalam mengolah bola diharapkan menjadi senjata utama Maladewa untuk melancarkan serangan balik.
“Laga final ini memiliki materi pemain terbaik dari kedua tim. Diperkirakan pertandingan akan berlangsung menarik dan menjadi tontonan yang menghibur bagi masyarakat Desa Air Saga dan sekitarnya,” tambah Rudy.
Selain memperebutkan gelar juara, laga final juga akan menjadi ajang pembuktian bagi para pemain muda berbakat.
Pertandingan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan terbaik di hadapan masyarakat dan pendukung masing-masing.
Duel Maladewa kontra Irak pun diprediksi menjadi derbi panas Air Saga yang sayang untuk dilewatkan. (Red)







