GasparNews.com, Tanjungpandan – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) memastikan kapasitas air baku embung saat ini dalam kondisi surplus dan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga beberapa bulan ke depan.
Hal tersebut disampaikan Munandar Motong SE, selaku Direktur Perumda Air Minum Tirta Batu Mentas Kabupaten Belitung, saat ditemui di kantornya, Jalan Depati Rahat No. 12, Tanjungpandan, Senin pagi (7/9/2026).
Meski ketersediaan air baku masih mencukupi, pengawasan dan pengaturan distribusi tetap dilakukan untuk mengantisipasi dampak musim kemarau.
“Pada prinsipnya, kapasitas air baku embung PDAM surplus sampai beberapa bulan ke depan. Jadi tidak ada halangan bagi PDAM untuk menyiapkan air layak konsumsi bagi masyarakat,” ujar Munandar.
Kendati pasokan air baku mencukupi, kendala utama masih terdapat pada jalur suplai dan sistem distribusi yang belum sepenuhnya optimal.
Oleh karena itu, kata dia, skema pengaturan aliran air secara berkala, termasuk pembagian jadwal pengaliran pada jam-jam tertentu, tetap diterapkan untuk menjaga stabilitas pasokan air kepada pelanggan.
“Sebenarnya surplus, hanya saja kita perlu menjaga iramanya. Jika ada penghentian sementara pada jam-jam tertentu, itu dilakukan untuk menahan ketersediaan air sebagai langkah antisipasi,” imbuhnya.
Atasi Krisis Air, Sidak Dijadwalkan ke Sejumlah Titik
Sebagai bagian dari upaya penanganan menyeluruh, pihak terkait juga terus menjalankan kegiatan sosial dengan menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah sekolah dasar (SD), masjid, serta tempat ibadah lainnya, termasuk gereja.
Selain itu, guna memastikan kondisi di lapangan, peninjauan atau inspeksi mendadak (sidak) direncanakan ke sejumlah titik di kawasan Tanjungpandan dan sekitarnya.
“Selain itu, kita juga akan melakukan peninjauan ke sejumlah titik untuk melihat langsung kondisi di lapangan,” ungkap Munandar.
Jaringan Pipa Jalan Sudairman Akan Diperbaiki Bertahap
Munandar menambahkan, pihaknya terus berupaya mengatasi kebocoran pada jaringan perpipaan guna menjaga tekanan air kepada pelanggan.
Menurutnya, perbaikan pada jaringan pipa berdiameter besar, khususnya ukuran 8 inci ke atas, membutuhkan penanganan yang tidak sederhana. Karena itu, perbaikan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan keuangan perusahaan.
“Insya Allah, kaitan dengan kendala yang terjadi di Jalan Sudirman, mulai dari depan Samsat sampai sebelum Makam Pahlawan, akan kami perbaiki semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan PDAM,” tambanya.
Dengan pengaturan distribusi, pengawasan jaringan, serta ketersediaan air baku yang masih surplus, PDAM Tirta Batu Mentas berharap kebutuhan air bersih masyarakat tetap dapat terpenuhi dengan baik selama musim kemarau.
PDAM mengimbau masyarakat untuk bijak dalam menggunakan air dengan mengutamakan kebutuhan dan menggunakan air seperlunya agar ketersediaan serta kelancaran distribusi tetap terjaga. (Red)







