Ketua TP PKK Belitung Kunjungi Stan PPBI di Belitung Expo 2026, Apresiasi Seni dan Kreativitas Bonsai Lokal

banner 468x60

GasparNews.com Tanjungpandan – Di tengah semarak pelaksanaan Belitung Expo 2026, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Belitung, Ny Hastari Wardianti SPd, melakukan kunjungan ke stan Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Kabupaten Belitung yang turut berpartisipasi dalam pameran tersebut, Minggu (5/7/2026)

Belitung Expo 2026 sendiri berlangsung pada 1–5 Juli 2026 di kawasan Pantai Wisata Tanjung Pendam sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi Kota Tanjungpandan ke-188.

Bacaan Lainnya
kalender2024

Kedatangan istri Bupati Belitung tersebut disambut langsung oleh Ketua Bidang Organisasi PPBI Kabupaten Belitung, H Syamsudin SE, bersama Ketua Bidang Pendidikan PPBI Belitung, Hendrik Palit, serta para pengurus dan anggota PPBI yang turut hadir di lokasi pameran.

Dalam kunjungannya, Ny Hastari Wardianti tampak antusias mengamati berbagai koleksi bonsai yang dipamerkan.

Ratusan Bonsai Unik Curi Perhatian Pengunjung Belitung Expo 2026

Ratusan bonsai dengan beragam jenis, ukuran, serta karakter unik tersusun rapi di area stan PPBI, menarik perhatian para pengunjung yang memadati kawasan expo.

Beberapa bonsai bahkan menampilkan bentuk artistik yang terbentuk melalui proses perawatan dan pembentukan selama bertahun-tahun.

Tidak hanya menikmati keindahan tanaman bonsai, Ny. Hastari juga berdialog dengan para pengurus dan anggota PPBI untuk mengetahui lebih jauh tentang dunia bonsai.

Pengurus PPBI menjelaskan berbagai aspek mulai dari pemilihan bahan tanaman, teknik pembentukan batang dan cabang, hingga metode perawatan yang memerlukan ketelatenan, kesabaran, serta pemahaman mendalam terhadap karakter tanaman.

Menurut pengurus PPBI, bonsai bukan sekadar tanaman hias, tetapi juga merupakan karya seni hidup yang memiliki nilai estetika tinggi. Setiap bonsai memiliki karakter tersendiri yang dibentuk melalui proses panjang dan berkelanjutan.

“Karena itu, hobi bonsai tidak hanya menjadi sarana menyalurkan kreativitas, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi para penggemarnya,” ujarnya.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap komunitas-komunitas yang aktif berpartisipasi dalam Belitung Expo 2026.

Hadirkan Edukasi Seni Bonsai

Kehadiran PPBI dinilai turut memperkaya ragam pameran yang ditampilkan dalam expo, sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai seni bonsai yang terus berkembang di Kabupaten Belitung.

Stan PPBI selama pelaksanaan Belitung Expo juga menjadi salah satu titik yang ramai dikunjungi masyarakat.

Banyak pengunjung yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melihat secara langsung koleksi bonsai unggulan, berfoto, hingga berkonsultasi mengenai teknik dasar perawatan bonsai kepada para anggota komunitas.

Melalui partisipasi dalam Belitung Expo 2026, PPBI Kabupaten Belitung berharap dapat memperkenalkan seni bonsai kepada masyarakat yang lebih luas, khususnya generasi muda.

“Selain melestarikan hobi yang bernilai seni dan budaya, pengurus PPBI juga ingin menumbuhkan minat masyarakat terhadap budidaya tanaman yang berpotensi memiliki nilai jual tinggi,” tambah Benny, ketua PPBI Belitung.

Belitung Expo 2026 Satukan Pemerintah, UMKM, dan Komunitas dalam Satu Pameran

Belitung Expo 2026 sendiri menjadi ajang promosi berbagai potensi daerah yang melibatkan instansi pemerintah, pelaku UMKM, dunia usaha, komunitas, organisasi kemasyarakatan, hingga kelompok hobi.

Berbagai produk unggulan, layanan publik, serta hasil karya kreatif masyarakat ditampilkan dalam kegiatan tersebut sebagai wujud kemajuan dan keberagaman potensi yang dimiliki Kabupaten Belitung.

Dengan tingginya antusiasme masyarakat selama pelaksanaan expo, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana hiburan dan promosi, tetapi juga menjadi ruang interaksi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan serta pertumbuhan ekonomi daerah. (Tim)

BANNER SEBELUM KONTEN - GN 650x30

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *