GasparNews.com, Tanjungpandan – Pemerintah Kabupaten Belitung resmi menandatangani Berita Acara Konsiliasi Aset eks PT Timah (Persero) Tbk di Pantai Tanjung Pendam pada Rabu (9/9/2026).
Penandatanganan ini memberikan kepastian hukum (clear and clean) atas status legalitas lahan bekas pertimahan yang telah dinantikan selama puluhan tahun oleh masyarakat setempat.
Dengan tuntasnya status administrasi dan legalitas lahan tersebut, Pemkab Belitung kini memiliki ruang gerak hukum yang jelas untuk mengoptimalkan pembangunan daerah melalui APBD.
Salah satu rencana strategis yang disiapkan adalah pembangunan simbol ruang publik atau landmark bertajuk “Bola Timah“.
Landmark ini dirancang untuk merepresentasikan sejarah besar pertimahan di Belitung yang pernah mencatat jejak ekonomi global, sekaligus menjadi warisan edukatif bagi generasi mendatang.
Puluhan Tahun Dinanti, Aset Belitung Kini Punya Kepastian Hukum
Bupati Belitung, H Djoni Alamsyah Hidayat SSos, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat.
Ia menegaskan bahwa kepastian hukum lahan ini merupakan fondasi utama bagi akselerasi pembangunan infrastruktur, fasilitas publik, dan pendidikan di Kabupaten Belitung.
“Ini bukan sekadar penandatanganan dokumen, melainkan hadirnya kepastian dan penataan hukum atas aset daerah. Penantian panjang selama puluhan tahun ini akhirnya menemukan titik terang untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Belitung,” ujar Djoni.
Selesainya konsiliasi aset ini menandai dimulainya langkah nyata Pemkab Belitung bersama Kementerian PUPR, Bappenas, dan Kemendagri dalam merealisasikan berbagai rencana tata ruang dan pembangunan daerah yang sebelumnya tertunda.
Aset Timah untuk Manfaat Bersama
Sementara itu, Direktur Utama PT Timah (Persero) Tbk, Restu Widiyantoro menyambut baik tercapainya kesepakatan terkait aset tersebut.
Ia mengatakan, masih terdapat sejumlah aset negara yang dikelola PT Timah dan sebagian di antaranya sudah waktunya dikerjasamakan agar memberikan manfaat bagi pemerintah, perusahaan, maupun masyarakat.
“Tujuannya tentu untuk kesejahteraan masyarakat kita, dan agar aset-aset ini bisa memberikan manfaat bersama bagi semua pihak,” imbuhnya.
Dalam kesempatan ini juga dilaksanakan prosesi Peletakan Batu Pertama Pembangunan Landmark Sejarah Timah Belitung yang akan menjadi simbol perjalanan sejarah pertimahan Belitung, dan simbol kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Belitung dan PT. Timah (Persero) Tbk.







