Gasparnews.com, Selat Nasik – Salah satu operator alat berat, Saparudin ditemukan meninggal dunia karena terjepit Obleher dan Ekskavator di Desa Selat Nasik, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung.
Menurut informasinya, Ia tewas terjepit Ekskavator di tempat pengerjaan pengaspalan jalan yang dikerjakan perusahaan PT Karya Mulya Nugraha.
“Kejadian itu sekitar jam 7 pagi, sepertinya terjepit eskavator,” kata salah satu warga ceritakan kronologisnya kepada Gasparnews, Senin (12/8/) lalu.
Ia mengatakan kejadian itu bermula ketika mereka sedang bekerja di wilayah itu. Pengendara Obleher dan temannya korban, yang juga operator alat berat.
Ketika hindari sebuah kabel yang melintang Saparudin (korban) mengindar dan bersamaan alat berat tersebut bergeser kearah korban yang berada dibelakang kendaraan. Akibatnya, Saparudin terjepit diantara Obleher dan Ekskavator. Kemudian, Saparudin dibawa ke puskesmas, sekitar pukul 07:30 WIB.
Selanjutnya, sekita satu jam kemudian, jenazah itu kemudian dibawa menggunakan ambulan ke arah pelabuhan. “Kemudian korban itu dibawa ke Tanjungpandan,” ujar sumber itu. (Tim)







