Cerita Seniman Belitung, Husni Manfaatkan Limbah Kayu Jadi Alat Musik Gambus

banner 468x60

Gasparnews.com, Tanjungpandan – Seniman memang terlihat unik, seperti halnya yang dilakukan Husni Mariosha seorang pengrajin di Tanjungpandan mengaku telah membuat lebih dari 267 buah alat musik Gambus dari limbah kayu yang tidak dipakai lagi.

Adapun tempat kerajinan Husni Mariosha di rumahnya yaitu Baro Begado bertempat di Jalan Dahlan, Pangkal Lalang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Bacaan Lainnya
kalender2024

“Saya tidak mencari uang dengan mengandalkan seni, bisa dibilang kegiatan ini sekesar iseng saja. Jadi meskipun tidak laku sekalipun saya akan tetap membuat berbagai macam kerajinan seni tanpa henti,” kata Husni sampaikan kepada wartawan, Senin (5/8).

Husni mengatakan, kegiatan setiap harinya dengan membuat Gambus ataupun produk kerajinan lainnya.

Aktifitas itu dilakukannya setiap hari, kata Husni ternyata mampu mengundang banyak pengunjung dan temannya datang berkunjung ke rumahnya.

“Kalau kawan saya banyak main ke ruma, istri saya juga senang. Setidaknya membuat tempat jualan pecel, kopi, minum minuman bisa menambah laku dagangan orang rumah,” ujarnya sambil tersenyum.

Pengrajin Gambus Sejak Tahun 2007

Husni telah menjadi pengrajin alat musik Gambus sejak tahun 2007. Menurutnya, ia telah membuat sekitar 267 alat musik Gambus dengan berbagai macam model dari limbah kayu menjadi produk kerajinan.

“Sudah banyak juga karya seni yang sudah saya buat dan yang belum selesai tidak terhitung juga. Kadang kala saya juga lupa itu dibeli atau diberikan ke orang lain, ya tidak usah dipikirkan,” candanya.

Ia percaya kalau rezeki memang tidak akan kemana. Ia mengatakam banyak juga orang ragu dengan apa yang dia lakukan.

Namun, ia menjelaskan seni membuat alat musik seperti Gambus itu merupakan hobinya sejak dulu.

“Sebagai hobi, hingga kini saya terus membuat produk seni seperti ukiran, gambar, alat musik dan lainnya dan tidak pernah ingin sengaja berjualan. Kalau Anak Alhamdulillah sudah besar, sudah kuliah, dan jadi sarjana,” ucapnya.

Hingga kini, Husni terlihat asyik menggeluti hobinya sebagai pengrajin alat musik Gambus dan kerajinan tradisional lainnya di Tanjungpandan. (Ep)

BANNER SEBELUM KONTEN - GN 650x30

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *