GasparNews.com, Belitung – Kinerja operasional Bandara H .S Hanandjoeddin (TJQ) selama periode 13 hingga 20 Maret 2026 menunjukkan tren pertumbuhan positif pada pergerakan pesawat dan penumpang, meski kinerja kargo masih mengalami penurunan.
Berdasarkan laporan Posko Monitoring, realisasi trafik harian pada 20 Maret 2026 mencatat sebanyak 12 pergerakan pesawat atau meningkat 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat 10 pergerakan.
Sementara itu, jumlah penumpang mencapai 1.969 orang atau tumbuh 10,7 persen dibandingkan 1.779 orang pada tahun sebelumnya.
GM Bandara H AS Hanandjoeddin, Hernindya Arie Setyawan, dalam keterangan tertulisnya menyampaikan kepada wartawan, Jumat (20/3/2026), bahwa tren pergerakan penumpang dan pesawat menunjukkan pertumbuhan positif menjelang periode angkutan Lebaran.
“Namun, di sisi lain, kargo harian masih mengalami sedikit penurunan. Volume kargo tercatat sebesar 6,6 ton atau turun 1 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 6,7 ton,” kata GM Hernindya Arie Setyawan.
Secara kumulatif, selama periode 13 hingga 20 Maret 2026, total pergerakan pesawat mencapai 106 movement atau meningkat 8,2 persen dibandingkan tahun 2025 sebanyak 98 movement.
Jumlah Penumpang Mengalami Kenaikan
Jumlah penumpang juga mengalami kenaikan menjadi 18.370 orang atau tumbuh 3,1 persen dibandingkan 17.813 orang pada periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, kinerja kargo kumulatif masih menunjukkan tren kontraksi yang cukup signifikan.
Total kargo tercatat sebesar 95,2 ton atau turun 16,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 114,2 ton.
Dari sisi operasional, tingkat ketepatan waktu penerbangan (On Time Performance/OTP) harian tercatat sangat baik, yakni mencapai 100 persen dengan seluruh 12 penerbangan beroperasi tepat waktu tanpa keterlambatan.
OTP berada di angka 81,1 persen
Secara kumulatif, OTP (On Time Performance) berada di angka 81,1 persen, dengan 86 penerbangan tepat waktu dan 20 penerbangan mengalami delay dari total 106 penerbangan.
Tingkat keterisian penumpang (load factor) juga menunjukkan performa yang sangat tinggi. Secara harian, load factor mencapai 97,9 persen dengan 1.969 penumpang dari total kapasitas 1.978 kursi.
Sementara itu, secara kumulatif load factor bahkan menyentuh 98,16 persen.
Selain itu, pemanfaatan slot penerbangan baik harian maupun kumulatif tercatat maksimal di angka 100 persen.
Seluruh Penerbangan Tambahan Berjalan Optimal
Realisasi extra flight juga berjalan optimal, dengan 4 penerbangan tambahan terealisasi dari rencana harian, serta total 34 penerbangan tambahan terealisasi sepenuhnya selama periode pemantauan.
Secara keseluruhan, trafik penumpang dan pergerakan pesawat di Bandara H.A.S. Hanandjoeddin menunjukkan pertumbuhan yang positif menjelang periode angkutan Lebaran.
Namun demikian, penurunan volume kargo menjadi catatan tersendiri yang perlu mendapat perhatian ke depan.***







