Gasparnews.com, Tanjungpandan – Pada hari Sabtu 23 Desember 2023 kemarin, mendekati periode Natal dan Tahun Baru, Penumpang Bandara H AS Hanandjoeddin tembus di angka 2.893 pergerakan penumpang dengan 18 Pergerakan pesawat.
Jumlah pergerakan penumpang tersebut menjadi yang tertinggi di periode tahun 2023.
Angka ini bahkan melampaui rekor pergerakan penumpang terbanyak/hari sebelumnya dimasa angkutan lebaran silam yang menyentuh diangka 2.766 pergerakan penumpang/Hari.
“Sesuai prediksi, hari ini benar benar pecah rekor untuk pergerakan penumpang di tahun 2023, dengan pergerakan penumpang diatas 2.800 dengan 18 pergerakan pesawat udara hari ini, tren positif ini akan berlangsung terus sampai dengan awal tahun baru 2024 dikarenakan pulau Belitong merupakan salah satu tempat wisata yang sangat cocok untuk menghabiskan liburan dan juga malam penggantian tahun menuju tahun 2024,” kata Executive General Manager Kantor Cabang Bandara Int H AS Hanandjoeddin, Khaerul Assidiqi.
Hasil pantauan Posko Terpadu Nataru di Bandara Int H.AS. Hanandjoeddin tampak penumpang memadati Bandara H.AS Hanandjoeddin namun secara umum operasional berjalan dengan aman dan lancar berkat kolaborasi para stakeholder di Bandara H AS Hanandjoeddin.
Perlunya Penambahan Penerbangan
Khaerul juga menambahkan bahwa Kondisi ini juga menandakan bahwa animo dan demand penumpang ke Belitung cukup tinggi dengan Load Factor atau Tingkat Keterisian diatas 90%, sehingga perlu adanya penambahan penerbangan.
“Kami secara intensif selalu berkomunikasi dengan pihak maskapai terkait penambahan penerbangan dari dan ke Belitung ini. Memang kondisi saat ini, armada masih terbatas dari sebelum pandemi berjumlah 600an armada sementara saat ini masih di jumlah 400 lan armada disamping juga pertimbangan lainnya dari maskapai,” tuturnya.
Quarta 1 tahun 2024 akan Ada Penambahan Penerbangan
Info update yang bisa disampaikan dari hasil koordinasi dengan Maskapai adalah bahwa di Quartal 1 tahun 2024 akan ada penambahan penerbangan.
“Info pengajuan penerbangan dari maskapai baru sudah kita terima dan kita masih menunggu pengajuan secara official semoga prosesnya lancar dan bisa segera terealisasi,” terang Khaerul. (Tim)







