InJourney Airports Tanam 900 Pohon di Desa Lintang untuk Rehabilitasi Lahan Kritis

banner 468x60

GasparNews.com, Belitung Timur – PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional HA S Hanandjoeddin kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Seremonial Alam Lestari: Penanaman 900 Pohon dalam rangka Program Rehabilitasi Lahan Kritis di Desa Lintang, Kabupaten Belitung Timur, Rabu (26/8/2026).

Bacaan Lainnya
kalender2024

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan ini bertujuan memulihkan ekosistem lahan kritis, mencegah erosi, meningkatkan daya resap air, serta mendukung upaya mitigasi perubahan iklim di wilayah Belitung.

Seremoni penanaman pohon tersebut dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Wakil Bupati Belitung Timur Khairil Anwar, General Manager Bandara Internasional HA S Hanandjoeddin Tri Yudi Anshary, Founder TCI Budi Setiawan, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Belitung Timur Zulfikar, Ketua Kelompok Tebat Rasau, perwakilan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, serta Pemerintah Desa Lintang.

General Manager Bandara Internasional HA S Hanandjoeddin, Tri Yudi Anshary, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang berorientasi pada keberlanjutan.

“Penanaman 900 pohon di Desa Lintang hari ini bukan sekadar aksi seremonial, melainkan investasi lingkungan jangka panjang untuk generasi mendatang. Melalui Program Rehabilitasi Lahan Kritis ini, InJourney Airports ingin memberikan kontribusi nyata dalam menghijaukan kembali area terdampak, menjaga keseimbangan ekosistem daerah, serta mendukung Belitung sebagai kawasan Geopark yang lestari dan berkelanjutan,” ujar Tri Yudi dalam keterangan tetulisnya, Rabu (26/8).

Sebanyak 900 bibit pohon yang ditanam dipilih dari jenis vegetasi yang memiliki daya tahan tinggi dan fungsi ekologis yang kuat.

Pohon-pohon tersebut diharapkan mampu membantu memulihkan kesuburan tanah sekaligus mempercepat pemulihan fungsi ekosistem di kawasan yang direhabilitasi.

Jaga Kelestarian Alam

Kehadiran pemerintah daerah, komunitas lingkungan, dan masyarakat setempat menjadi simbol kuatnya kolaborasi dalam menjaga kelestarian alam.

Sinergi antara pengelola bandara, pemerintah, dan masyarakat diharapkan dapat menjadi pemicu lahirnya berbagai program pelestarian lingkungan yang berkelanjutan di masa mendatang.

Melalui Program Alam Lestari, Bandara Internasional HA S Hanandjoeddin menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keseimbangan antara operasional penerbangan dan perlindungan lingkungan hidup, sebagai bagian dari upaya mewujudkan industri penerbangan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. ***

BANNER SEBELUM KONTEN - GN 650x30

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *