GasparNews.com, Belitung – Polisi menangkap seorang bos minyak diduga mafia BBM inisial AN di Tanjungpandan, Kabupaten Belitung pada Selasa (22/4/2025) malam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, Tim Polda Babel kabarnya menghentikan kendaraan diduga bermuatan solar subsidi di Jalan wilayah Tanjungpandan, selanjutnya mereka mendatangi gudangnya.
Informasinya, saat ini AN sudah di amankan penyidik di Mapolres Belitung untuk dimintai keterangannya.
Terkait barang bukti berupa mobil tangki yang berisi solar subsidi itu juga telah diamankan polisi.
“Saat kita cek di Polres Belitung, bos minyak AN sudah diperiksa penyidik. Saya ke polres sekitar jam 10 semalam,” kata sumber yang tidak berkenan disebutkan namanya, Selasa (22/4) malam.
“Namun kami tidak menemukan barang buktinya di Mapolres Belitung. Mungkin diamankan ditempat lain,” sambungnya.
Disisi lain, Dirkrimsus Polda Bangka Belitung Kombes Pol Jojo Sutarjo membenarkan adanya kabar penangkapan terduga pelaku penyalahgunaan BBM tersebut.
“Benar, saat ini anggota kami berada di lokasi,” ujar Kombes Jojo dalam keterangan singkatnya, dikutip dari Belitongekspres, Rabu (23/4).
Ketika wartawan menghubungi humas Pokres Belitung, Rabu sore (23/4) namun belum memberikan keterangan kaitan kasus penyalahgunaan BBM itu.
Usut Tuntas Mafia BBM
Sementara itu, keberadaan barang bukti yang telah diamankan penyidik berupa mobil tangki diduga beisikan solar subsidi itu masih belum diketahui keberadaannya.
Salah satu tokoh masyarakat Belitung, Cacan mengatakan kasus ini sudah jelas disinyalir adanya permainan penimbunan dan penjualan BBM diduga ilegal.
Cacan juga pernah memberikan komentar beberapa hari yang lalu pada Selasa (8/4), kaitan Mobil Tangki BBM Diduga Tak Berizin Banyak Berkeliaran di Belitung yang telah dipublis media ini.
“Biasanya modus palaku menimbun dan menjual solar subsidi ke para penambang. Tentunya ada dugaan oknum APH yang terlibat kaitan kasus ini. Tolong usut juga,” kata Cacan
Kita berharap, kata dia polisi benar-benar telah mengamankan dan menjaga barang buktinya berupa mobil yang berisikan solar itu, agar kasus ini bisa diproses sampai ke pelaku lainnya. Sebab, menurutnya kasus seperti ini biasanya dibeckingi oknum APH juga.
“Dari semalam hingga sekarang ini kami masih mencari informasi keberadaan mobil tangki berisikan solar yang katanya telah diamankan polisi itu. Semoga saja Penyidik berani mengusut tuntas kasus ini hingga ke siapa penyuplai diduga solar subsidi itu,” sebut Cacan. (*)







