Gasparnews.com, Belitung – Pemerintah memberikan perhatian kepada para tenaga kerja melalui BPJS Jamsostek yang mengelola lima jaminan sosial meliputi keselamatan kerja, kematian, hari tua, pensiun, dan ketenagakerjaan.
Adapun Toko Roti “Bun Delicious” dari Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang telah berdiri sejak tahun 2013 lalu, menjadi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Terbaik dan meraih penghargaan Panitrana Award 2022.
Kemudian Head of HRD Bun Delicius, Jun Lian menerima penghargaan yang diberikan Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan. Berikut keterang rilis dari laman resmi Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) pada Jumat 27 Oktober 2022.
Paritrana Award adalah penghargaan kepada para stakeholder mulai dari Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, Pelaku Usaha hingga UMKM yang konsisten melindungi pekerjanya.

Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin menyerahkan langsung penghargaan itu dan mendorong adanya partisipasi aktif para pemangku kepentingan dalam memperkuat program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
“Saya meminta seluruh pemangku kepentingan untuk berpartisipasi aktif dalam penguatan program jaminan sosial ketenagakerjaan di Istana Wapres jalan Medan Merdeka Selatan No 6 Jakarta Pusat,” ujarnya, Kamis (27/10/2022).
Menurut Wapres, para pekerja rentan seperti petani, nelayan, peternak, dan pedagang kaki lima membutuhkan perlindungan rasa aman dan tenang dalam bekerja. Oleh karena itu, diperlukan strategi jaring pengaman sosial untuk mencegah kemiskinan.
“Pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga tingkat desa menyalurkan perlindungan ini sebagai strategi jaring pengaman sosial pencegahan kemiskinan,” imbuh Wapres.
Arahan Wapres dalam Program Jamsostek
Lebih jauh, Wapres memberikan arahannya tentang partisipasi aktif para pemangku kepentingan dalam memperkuat program Jaminan Sosial melalui perluasan cakupan peserta jaminan sosial. Berikut ini arahan Wapres KH Ma’ruf Amin;
Pertama
Pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan terus memperluas cakupan peserta. Utamanya melalui regulasi dan kebijakan agar pekerja Penerima Upah dan pekerja Bukan Penerima Upah, seluruhnya dapat dilindungi dengan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
Selanjutnya, Wapres menuturkan perlu adanya penguatan tata kelola program perlindungan jaminan sosial secara profesional dan akuntabel.
Kedua
BPJS Ketenagakerjaan harus mengelola program perlindungan ini secara profesional dan akuntabel. Dana yang terkumpul harus dikelola dan dikembangkan dengan baik agar tidak terjadi defisit ataupun mengganggu arus keuangan perusahaan” terangnya.
Ketiga
Perlu adanya sinergi antarpemangku kepentingan dalam menyukseskan penghapusan kemiskinan ekstrem, melalui pemberian bantuan dan jaminan sosial.
“Berkaitan dengan isu kemiskinan, sesuai Instruksi Presiden tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, maka salah satu strategi program percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem ialah pengurangan beban pengeluaran masyarakat,” tutur Wapres.

Terakhir, Wapres meminta agar seluruh pihak dapat bekerja sama dalam menyukseskan Gerakan Nasional Perlindungan Pekerja sesuai dengan tugas masing-masing.
“Saya minta seluruh pihak untuk saling membantu menyukseskan gerakan nasional yang dicanangkan, sesuai dengan kapasitas dan fokus tugasnya,” ungkapnya.
“Gerakan ini diharapkan dapat memberikan kemanfaatan bagi perlindungan pekerja rentan secara nasional,” imbuh Wapres.
Menutup sambutannya, Wapres memberikan apresiasi serta ucapan selamat kepada penerima penghargaan Paritrana Award dan mengharapkan peningkatan perlindungan serta kesejahteraan bagi para pekerja.
“Saya mengucapkan selamat kepada para penerima Anugerah Paritrana 2021. Semoga prestasi ini akan memacu motivasi untuk lebih maju lagi dalam memberikan perlindungan bagi para pekerja,” ungkap Wapres.
Komitmen BPJS Ketenagakerjaan dengan Pemangku Kepentingan
Sebelumnya, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo, menuturkan BPJS Ketenagakerjaan memiliki komitmen penuh dalam melanjutkan kerja sama dengan para pemangku kepentingan untuk bekerjasama memajukan program bantuan jaminan sosial.
“Kami berkomitmen untuk bisa bekerja sama dengan stakeholder, untuk itu mari kita bekerja sama, agar bisa lebih baik lagi,” harap Anggoro. (Red)







