GasparNews.com, Belitung Timur —
Super Liga PBVSI Bangka Belitung 2026 seri Kabupaten Belitung Timur mulai bergulir. Ajang ini merupakan bagian dari program resmi PBVSI Babel dalam memperkuat pembinaan bola voli yang digelar di tujuh kabupaten/kota se-Bangka Belitung.
Ketua PBVSI Bangka Belitung, Bambang Patijaya, mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan Super Liga PBVSI 2026 di Belitung Timur.
Menurutnya, kompetisi tersebut bukan sekadar ajang untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi sarana memperkuat pembinaan klub dan atlet bola voli di Bangka Belitung.
“Liga Super ini merupakan agenda resmi PBVSI yang melibatkan tujuh kabupaten/kota. Kita ingin pembinaan dilakukan lebih baik, termasuk dalam hal pendataan klub dan atlet serta administrasi,” ujar Bambang saat membuka kegiatan.
Ia menjelaskan, PBVSI kabupaten/kota didorong untuk melakukan pendataan atlet dan klub secara lebih tertib. Langkah tersebut penting agar setiap pemain yang tampil dalam kompetisi resmi memiliki identitas klub yang jelas sekaligus mendapatkan jalur pembinaan yang berkelanjutan.
Bambang menilai tingginya minat masyarakat terhadap olahraga bola voli di Bangka Belitung merupakan potensi besar yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan prestasi olahraga daerah.
“Bola voli memiliki dua tujuan, yakni sebagai olahraga prestasi dan olahraga rekreasi. Animo masyarakat luar biasa. Ini harus kita manfaatkan untuk mendorong prestasi sekaligus menghidupkan kegiatan olahraga di daerah,” katanya.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan seri Belitung Timur yang mendapat sambutan positif dari masyarakat. Menurutnya, antusiasme tersebut menjadi bukti bahwa olahraga bola voli memiliki basis penggemar yang kuat di daerah.
Dalam pelaksanaan Super Liga PBVSI 2026 di Belitung Timur, tercatat puluhan klub ambil bagian dengan kategori putra dan putri. Berdasarkan data panitia, terdapat 30 tim putri dan 34 tim putra yang mengikuti kompetisi, sehingga total mencapai sekitar 64 tim yang bertanding.
Super Liga PBVSI 2026 Jadi Ajang Uji Kemampuan Klub Se-Bangka Belitung
Bambang mengatakan, Super Liga PBVSI 2026 tidak berhenti pada kompetisi di tingkat kabupaten/kota. Para juara dan runner-up nantinya akan kembali dipertemukan dalam kompetisi tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Juara satu dan dua dari masing-masing kabupaten/kota akan kita pertemukan. Jadi seluruh juara dan runner-up akan bertemu. Rencananya sekitar awal Oktober,” jelasnya.
Dengan sistem tersebut, setiap klub memiliki kesempatan untuk mengukur kemampuan sekaligus bersaing dengan tim-tim terbaik dari daerah lain di Bangka Belitung.
PBVSI Babel Bidik Atlet Muda Berbakat
Selain sebagai kompetisi, Super Liga PBVSI 2026 juga diarahkan menjadi wadah pencarian bakat atau talent scouting bagi atlet-atlet muda potensial asal Bangka Belitung.
Bambang mengungkapkan, PBVSI Bangka Belitung telah menjalin komunikasi dengan klub Samator untuk membuka peluang pemantauan terhadap atlet muda yang dinilai memiliki potensi.
“Atlet Bangka Belitung yang berbakat, berusia 18 tahun ke bawah dan memiliki tinggi sekitar 180 sentimeter ke atas akan menjadi perhatian untuk dilakukan scouting. Kalau memang berbakat dan memenuhi kriteria, bisa mendapatkan kesempatan untuk dibina lebih lanjut,” ujarnya.
Menurut Bambang yang juga Anggota DPR RI Dapil Bangka Belitung, kompetisi resmi PBVSI menjadi salah satu tempat penting bagi pencari bakat untuk melihat kemampuan atlet secara langsung.
Ia berharap dari kompetisi tersebut akan lahir pemain-pemain potensial yang mampu berkembang ke level nasional, bahkan berpeluang memperkuat klub yang berlaga di kompetisi nasional.
PBVSI Babel Targetkan Kompetisi U-17 dan U-18 Mulai Digelar pada 2027
PBVSI Bangka Belitung juga menyiapkan langkah lanjutan dalam pembinaan atlet dengan memperluas kelompok usia pertandingan pada tahun mendatang.
Jika pelaksanaan Super Liga 2026 berjalan dengan baik, PBVSI menargetkan kompetisi kelompok usia muda seperti U-17 dan U-18 dapat mulai digelar pada 2027.
“Kalau pelaksanaan ini berjalan baik, mudah-mudahan tahun 2027 tidak hanya kelompok senior atau umum. Kita akan upayakan ada seri U-18 atau U-17,” kata Bambang.
Ia menegaskan, pembinaan atlet membutuhkan kompetisi yang terstruktur dan berlangsung secara berkesinambungan. Dengan semakin banyaknya kelompok usia yang dipertandingkan, peluang untuk menemukan dan mengembangkan bibit atlet potensial juga semakin terbuka.
“Ini bagian dari upaya PBVSI untuk memunculkan bibit-bibit atlet yang bagus melalui kompetisi yang bagus juga,” tambahnya.
Rangkaian Super Liga PBVSI Bangka Belitung 2026 selanjutnya akan berlangsung di kabupaten/kota lainnya. Untuk wilayah Pulau Bangka, pertandingan dijadwalkan mulai digelar sekitar 6 atau 7 September 2026.
Bambang berharap seluruh klub, pembina, atlet, masyarakat, dan media dapat bersama-sama mendukung pelaksanaan Super Liga PBVSI 2026.
Ia menilai keberadaan kompetisi yang rutin, klub yang aktif membina, serta pendataan atlet yang tertib akan menjadi fondasi penting bagi kemajuan bola voli di Bangka Belitung.
“Dengan adanya klub yang membina dan atlet yang terdata, kita berharap klub-klub semakin diberdayakan dan atlet-atlet kita memiliki jenjang pembinaan yang jelas,” tambahnya. (Tim)






