GasparNews.com, Tanjungpandan – Advokat sekaligus penulis, Kurnianto Purnama SH MH, meluncurkan dan membedah buku terbarunya berjudul Puisi Sang Pengacara di SMA Negeri 1 Tanjungpandan, Jalan Gatot Subroto, Kabupaten Belitung, Senin (12/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga menjelang siang tersebut dihadiri oleh pelajar, guru, serta sejumlah tamu undangan.
Acara berlangsung dalam suasana edukatif dan inspiratif dengan menekankan apresiasi terhadap karya sastra, khususnya puisi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Belitung, Vina Cristyn Ferani SE, anggota DPRD Belitung Wyllianto SE, serta Kepala SMAN 1 Tanjungpandan, Jantimala MPd.
Dalam sambutannya, Advokat Kurnianto Purnama mengajak para siswa untuk rajin membaca dan terus belajar sebagai bekal masa depan. Menurutnya, budaya literasi perlu ditanamkan sejak dini agar generasi muda memiliki wawasan yang luas serta daya pikir kritis.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Belitung, Vina Cristyn Ferani, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas peluncuran buku Puisi Sang Pengacara.
Ia berharap karya tersebut dapat memberikan manfaat serta menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda, khususnya di Kabupaten Belitung.
Senada dengan hal tersebut, Anggota DPRD Belitung, Wyllianto, turut menyampaikan ucapan selamat kepada Advokat Kurnianto Purnama dan berharap buku tersebut dapat memberikan manfaat bagi pembacanya.
Foto bersama Adv. Kurniawan Purnama didampingi Ketua DPRD Belitung Vina Cristyn Ferani, anggota DPRD Belitung Wyllianto, serta Kepala SMAN 1 Tanjungpandan Jantimala, bersama siswa-siswi SMAN 1 Tanjungpandan
Kumpulan Puisi Sang Prngacara
Kurnianto Purnama, yang akrab disapa Atet, menyampaikan bahwa buku ini merupakan kumpulan puisi yang telah ia tulis sejak tahun 2016.
Puisi-puisi tersebut terinspirasi dari kehidupan sehari-hari, dinamika sosial, kemanusiaan, serta perenungan pribadi yang lahir dari pengalamannya sebagai praktisi hukum.
Ia juga mengenang bahwa dirinya merupakan alumni SMAN 1 Tanjungpandan angkatan 1984.
“Puisi adalah cara sederhana untuk menyampaikan kegelisahan, harapan, dan nilai-nilai kemanusiaan. Saya berharap buku ini dapat menginspirasi pelajar untuk berani menulis dan mengekspresikan pikiran mereka,” jata dia.
Inspirasi Pelajar
Pelajar SMAN 1 Tanjjngpandan
Salah satu pelajar SMAN 1 Tanjungpandan, Adel, mengaku sangat senang mengikuti kegiatan bedah buku tersebut.
Ia merasa kegiatan ini memberinya banyak inspirasi dan motivasi, serta menumbuhkan keinginan untuk belajar menulis buku di kemudian hari.
Melalui kegiatan bedah buku ini, peserta tidak hanya diajak menikmati karya sastra, tetapi juga memahami nilai, makna, serta proses kreatif di balik setiap puisi yang dibahas.
Peluncuran buku Puisi Sang Pengacara diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata dalam pengembangan literasi dan budaya membaca di Kabupaten Belitung, sekaligus memotivasi lahirnya penulis-penulis muda di daerah. (Red)







