Tarian Naga atau Tarian Singa: Siapa Lebih Tua dalam Tradisi Tiongkok? Yuk, Simak Faktanya!

banner 468x60

GasparNews.com, Jakarta – Setiap menjelang Tahun Baru Tionghoa atau Hari Raya Imlek, pertunjukan Tarian Naga (Wu Long) dan Tarian Singa atau Barongsai (Shi Zi Wu) kerap digelar di berbagai tempat di tanah air.

Mulai dari rumah-rumah, pusat perbelanjaan, tempat rekreasi, hingga bahkan di Istana Negara.

Bacaan Lainnya
kalender2024

Pengacara Kurnianto Purnama SH MH, yang juga dikenal sebagai pemerhati sejarah Tiongkok menceritakan, seusai menemani putri nya mengambil foto wisuda di Universitas Indonesia di Depok hari ini, ia sempat mampir ke Margonda City Mall.

Secara kebetulan, di sana tengah berlangsung pertunjukan Tarian Naga dan Tarian Singa secara bersamaan.

“Ketika bersama putri saya menyempatkan diri duduk di sebuah kafe dekat lokasi pertunjukan sambil menikmati kopi dan menyaksikan atraksi tersebut,” ujar Kurniawan dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jumat (15/2/2026).

Uniknya, kata dia hal ini adalah kali pertama saya melihat kedua tarian ini dipentaskan secara berbarengan dalam satu lokasi. Biasanya, keduanya digelar secara terpisah.

“Saya pun merekam momen itu dengan telepon genggam. Penonton tampak berjubel dan tumpah ruah menyaksikan pertunjukan,” terangnya.

“Melihat atraksi tersebut, saya tiba-tiba terpikir: manakah yang lebih dahulu ada? Dan apa perbedaan makna di balik dua tarian tradisional asal Tiongkok ini?” ungkap putra asli Belitung itu

Jejak Sejarah Tarian Naga dan Tarian Singa

Berdasarkan catatan sejarah, Tarian Naga telah ada sejak masa Dinasti Han, sekitar 180–230 SM.

Pada awalnya, tarian ini memiliki makna ritual, yakni sebagai bentuk permohonan hujan saat musim kemarau.

Seiring waktu, Tarian Naga berkembang menjadi pertunjukan budaya dan hiburan, terutama dalam perayaan Tahun Baru Imlek.

Sementara itu, Tarian Singa tercatat mulai berkembang pada masa Dinasti Tang (618–907 M).

Transformasi Tarian Singa: Dari Ritual Mistis ke Atraksi Budaya

Pria yang akrab disapa Bang Atat itu menambahkan, berbeda dengan Tarian Naga, makna awal Tarian Singa lebih bersifat mistik, yakni untuk mengusir roh jahat atau energi negatif.

Tarian ini sering dipentaskan saat pembukaan usaha, pernikahan, atau penyambutan tamu kehormatan,” kata Bang Atat.

Tarian Naga Lebih Dulu Hadir dalam Tradisi Tiongkok

Seiring perkembangan zaman, Tarian Singa pun bertransformasi menjadi bagian dari pertunjukan hiburan dan tradisi budaya yang meriah.

“Berdasarkan catatan sejarah tersebut, dapat disimpulkan bahwa Tarian Naga lebih dahulu ada, bahkan terpaut sekitar 1.000 tahun lebih awal dibandingkan Tarian Singa,” tutupnya. (*)

BANNER SEBELUM KONTEN - GN 650x30

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *