Gasparnews.com, Batu Itam – Pemantauan tumbuh kembang balita sangat penting dilakukan sebagai upaya untuk memantau perkembangan pertumbuhan dan mengidentifikasi gangguan pertumbuhan sejak dini melalui Posyandu Pelayanan Kesehatan (Nakes).
Kegiatan Posyandu itu dilaksanakan selama dua hari oleh Posyandu di Desa Batu Itam, yakni Posyandu Ananda, Posyandu Balita Sehat dan Posyandu Mutiara Hati, pada tanggal 14 dan 16 November 2022, di Kantor Desa Batu Itam, Kecataman Badau, Kabupaten Belitung.
Dalam keterangannya pada awak media, Bidan Veronica Simatupang, sampaikan pemantauan ini bisa dilakukan di layanan kesehatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Batu Itam.
“Seperti kegiatan Posyandu pada umumnya, setiap ibu bersama balita yang datang akan dihadapkan pada 5 meja untuk memdapatkan pelayanan maksimal,” ujarnya, Rabu (16/11/2022).
Terlepas dari berbagai hal yang menghambat ibu-ibu datang ke Posyandu, Kader Posyandu, Tokoh Masyarakat, Perangkat Desa, dan Bidan Desa selalu berusaha mengajak dan mensosialisasikan kepada masyarakat, betapa pentingnya memantau pertumbuhan dan perkembangan balita.
“Bagaimanapun juga anak-anak kita sekarang adalah calon generasi penerus dimasa depan,” imbuhnya.
Berkut ini tahapan dalam pelaksanaan Posyandu di Desa Batu Itam:
Meja I pendaftaran, meja II penimbangan, meja III pengisian KMS, meja IV penyuluhan gizi, meja V pelayanan kesehatan berupa Imunisasi, pengobatan ringan dan konsultasi KB.
Petugas pada meja IV dan V dilaksanakan oleh pelayanan medis (bidan desa), sedangkan untuk meja I, II, dan II dilaksanakan oleh Kader Posyandu
Miliki Kartu Menuju Sehat (KMS)
Perlu diketahui, pengisian Kartu Menuju Sehat (KMS) harus rutin dilakukan agar kita bisa memantau pertumbuhan dan perkembangan balita.
KMS adalah kartu untuk mencatat dan memantau pekembangan balita dengan melihat garis pertumbuhan berat badan anak dari bulan ke bulan pada KMS dapat diketahui status pertumbuhan anaknya.
Pelaksanaan Posyandu Desa Batu Itam yang dilaksanakan setiap bulannya selalu mendapat perhatian dari ibu-ibu di lingkungan dinas desa Batu itam.
Ia mengatakan bahwa apabila penyelenggaraan posyandu baik maka upaya untuk pemenuhan dasar pertumbuhan gizi anak akan baik pula.
“Itu bisa dilihat dari kedatangan ibu-ibu yang mengajak balitanya cenderung meningkat. Semoga ibu-ibu semakin paham akan manfaat posyandu balita yakni memberikan layanan kesehatan anak, imunisasi, pemberian makanan tambahan, dan penyuluhan tentang kesehatan,” tambahnya. (Mu)







