GasparNews.com, Tanjungpandan – Bupati Kabupaten Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, mengajak masyarakat untuk menjadikan Belitung Expo 2026 sebagai sarana rekreasi dan hiburan yang positif sekaligus momentum mempererat kebersamaan di tengah padatnya aktivitas dan rutinitas sehari-hari.
Ajakan tersebut disampaikan Djoni usai membuka secara resmi Belitung Expo 2026 yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Tanjungpandan (HJKT) ke-188. Kegiatan berlangsung di kawasan Pantai Tanjung Pendam, Rabu (1/7/2026) sore.
Menurut Djoni, penyelenggaraan Belitung Expo tidak hanya menjadi ajang promosi potensi daerah dan produk unggulan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang hiburan yang dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat selama perayaan HJKT berlangsung.
Belitung Expo 2026 dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 1 hingga 5 Juli 2026. Kegiatan tahunan tersebut menghadirkan berbagai pameran produk unggulan daerah, bazar UMKM, layanan publik, peluang kerja, hingga beragam hiburan yang ditujukan untuk masyarakat dan wisatawan.
Pembukaan expo turut dihadiri Wakil Bupati Belitung Syamsir, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, didampingi Wakil Bupati Belitung Syamsir, Ketua DPRD Belitung, serta unsur Forkopimda saat melakukan pengguntingan pita sebagai tanda resmi dibukanya Belitung Expo 2026 pada HJKT ke-188 di Tanjungpendam, Selasa (1/7/2026) sore.
Jadi Motor Ekonomi Lokal
Selain menjadi sarana hiburan dan rekreasi, Djoni berharap Belitung Expo 2026 mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan aktivitas ekonomi daerah.
Menurutnya, kehadiran puluhan stan pameran, bazar kuliner, serta berbagai produk dan jasa yang ditampilkan selama expo berlangsung berpotensi mendorong perputaran ekonomi dan meningkatkan pendapatan pelaku usaha lokal.
Ia menilai kegiatan semacam ini tidak hanya menjadi wadah promosi bagi produk-produk unggulan daerah, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas jaringan pemasaran dan menjangkau lebih banyak konsumen.
“Kami optimistis aktivitas ekonomi yang tercipta melalui berbagai stan pameran, bazar, dan kegiatan usaha yang terlibat dalam Belitung Expo 2026 dapat memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha lokal,” ujar Djoni.
“Selain meningkatkan transaksi selama kegiatan berlangsung, expo ini juga menjadi kesempatan bagi UMKM untuk memperluas jaringan pemasaran, memperkenalkan produk unggulan, serta meningkatkan daya saing usaha mereka di tengah perkembangan ekonomi daerah,” sambungnya.
Wadah Promosi dan Hiburan Masyarakat
Belitung Expo 2026 menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Tanjungpandan ke-188. Kegiatan ini menghadirkan perpaduan antara pelayanan publik, promosi produk unggulan daerah, pameran UMKM, peluang kerja, serta berbagai hiburan yang dapat dinikmati masyarakat.
Djoni berharap seluruh rangkaian kegiatan Belitung Expo 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar serta mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat.
Ia menambahkan, Belitung Expo tidak hanya menjadi ajang perayaan hari jadi daerah, tetapi juga berperan sebagai wadah promosi potensi daerah dan penggerak perekonomian masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tercipta peningkatan aktivitas ekonomi yang mampu mendukung pertumbuhan usaha lokal, memperkuat sektor UMKM, serta mendorong kemajuan ekonomi Kabupaten Belitung secara berkelanjutan. (My)







