Syahbandar PPN Tanjungpandan Lakukan Pendataan Awak Kapal Perikanan, Ini Penjelasannya

banner 468x60

Gasparnews.com, Belitung – Syahbandar Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tanjungpandan mulai melakukan pendataan terhadap nahkoda dan perwira yang telah mempunyai sertifikat ANKAPIN, ATKAPIN atau SKK untuk selanjutnya akan diterbitkan Buku Pelaut Perikanan.

Langkah ini merupakan program Direktur Jenderal Perikanan Tangkap beserta Direktur Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan yang disampaikan melalui surat edaran pada Rabu (8/11) dalam menyongsong pemberlakuan Buku Pelaut Perikanan pada 1 Januari 2024.

Bacaan Lainnya
kalender2024

Kepada awak media, Syahbandar PPN Tanjungpandan, Yovan Aspirandi mengatakan saat ini pihaknya sudah melakukan proses pendataan atau inventarisasi data Awak Kapal Perikanan (AKP) dan para Nakhoda kapal Perikanan di PPN Tanjungpandan.

“Bagi yang sudah memiliki SKK, ANKAPIN, atau ATKAPIN diminta berkontribusi dengan menyampaikan fotocopy dokumen ke ruang pelayanan Syahbandar di PPN Tanjungpandan untuk dilakukan pendataan dan selanjutnya akan diterbitkan Buku Pelaut Perikanan,” imbuh Yovan Aspirandi, Minggu (12/11/2023).

Permen KKP No. 33 Tahun 2021

Inventarisasi ini menjadi langkah esensial seiring dengan ketentuan pasal 100 Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 33 tahun 2021 yang mengharuskan pemenuhan Buku Pelaut Perikanan.

Untuk mempercepat proses ini, Direktur Jenderal menetapkan langkah-langkah strategis, termasuk identifikasi dan pengumpulan sertifikat awak kapal perikanan.

Ia mengatakan, kini pihak direktorat mendorong percepatan penerbitan Buku Pelaut Perikanan dengan melakukan pendataan terhadap Nakhoda dan perwira yang telah memiliki sertifikat ANKAPIN, ATKAPIN, atau SKK.

Dalam hal ini, PPN dan syahbandar diberi tugas khusus untuk mengidentifikasi dan mengumpulkan sertifikat, fokus pada jabatan nakhoda dan perwira di wilayah kerja PPN.

“Dengan langkah-langkah ini, sektor perikanan bersiap memasuki era baru yang lebih terorganisir dan patuh terhadap regulasi, menandai komitmen dalam menjaga keselamatan dan ketertiban dilautan,” ujar Yovan.

Sebagai Buku Identitas

Manfaat buku pelaut yang pertama adalah sebagai buku identitas pemilik. Di dalam buku pelaut terdapat informasi lengkap.

Buku pelaut online 2024 adalah salah satu sumber informasi yang sangat berguna bagi para pelaut dan calon pelaut. Buku ini berisi informasi terkait navigasi, meteorologi, hukum laut, keselamatan pelayaran, dan banyak lagi.

Kepada wartawan, Jasman selaku wakil ketua DPC HNSI Kabupaten Belitung mengatakan, Buku pelaut online 2024 ini dinilai penting dan sangat berguna bagi pelaut guna memberikan informasi terbaru tentang teknologi maritim dan tren industri perkapalan.

“Buku pelaut ini sangat membantu para nelayan atau pelaut dalam menyelesaikan tugasnya dan dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaut. Tentunya juga sebagai buku panduan untuk memahami informasi tentang dunia bahari dengan lebih baik,” terangnya. (My)

BANNER SEBELUM KONTEN - GN 650x30

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *