Gasparnews.com, Belitung – Demi menjaga kualitas dan integritas Pilkada 2024 di Pulau Belitung, Belitung Muda Bisa mengadakan sayembara uang 1 juta bagi masyarakat yang melaporkan saja adanya dugaan praktik politik uang, dan akan memberikan bonus tambahan 100 juta jika bisa menangkap tangan dan memvideokannya atau melampirkan bukti lainnya.
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Ketua Belitung Muda Bisa Teguh Trinanda SH dan Tatang Rizani dari Gerakan Ayo Jage Kampong Kite dalam keterangan resminya, Senin (25/11/2024).
Belitung Muda Bisa menyampaikan pentingnya mewujudkan Pilkada 2024 yang bersih dan berkualitas untuk menghasilkan pemimpin yang baik. Hal ini dilakukan dalam upaya pencegahan adanya praktik politik uang yang sangat merusak demokrasi Kita.
“Demi kepentingan Kita bersama dan untuk Kemajuan Kabupaten Belitung, kami mengajak masyarakat untuk bersedia ikut memgawasi dan menjaga pelaksanaan Pilkada 2024 sehingga bisa terbebas dari praktik politik uang. Untuk itu Kami menyampaikan akan memberikan hadiah uang sebesar Rp 1.000.000 bagi siapa saja yang mau melaporkan saja adanya dugaan praktik politik uang. Kemudian menambahkan hadiah sebesar Rp. 100.000.000 jika bisa menangkap tangan dan memiliki bukti rekaman video aktivitas politik uang ataupun melampirkan bukti lainnya,” ungkap Teguh Trinanda SH.
Ia menjelaskan, untuk pelapor yang berhasil menemukan Dugaan Pelaku Polituk Uang dapat disampaikan dengan narahubung nomor WhatsApp 0877 6575 1771.
Belitung Muda Bisa berkomitmen penuh dan sungguh-sungguh untuk ikut mengawasi jalannya pesta demokrasi di Pulau Belitung dan akan Mendampingi secara hukum juga menjaga kerahasiaan identitas dari pelapor dan menjaga kerahasiaan bukti yang diserahkan.
Jaga Kualitas Demokrasi
Sayembara ini, kata dia bertujuan untuk mendorong masyarakat berperan aktif dalam upaya menjaga kualitas pesta demokrasi di Pulau Belitung.
Teguh menjelaskan bahwa hadiah sebesar Rp 1 juta akan diberikan langsung tanpa syarat jika masuknya laporan dengan ketentuan laporan tersebut adalah benar bukan HOAX, bisa diverifikasi hingga bisa diproses lebih lanjut.
“Upaya dan inisiatif ini bisa menjadi langkah untuk menghapus adanya praktik politik uang, demi masa depan demokrasi Pulau Belitung yang bersih dan demi lahirnya pemimpin yang baik dan berkualitas,” imbuhnya. (*)







