Gasparnews, Pangkalpinang – Di penghujung masa tugasnya, Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Kep Babel) drg Sri Utami Soedarsono memberikan buku hasil karyanya.
Hal itu dilakukan Bunda PAUD, supaya para guru PAUD dapat mengajarkan kepada anak didiknya untuk gemar makan ikan serta menjaga mulut dan kesehatan gigi, yang bertempat di aula SMA 1 Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, dikutip dari laman resmi Babelprov.go.id, Selasa (28/03/23).
Sri Utami Soedarsono menuturkan, dirinya terinspirasi menulis buku yang dimaksud, karena Kep Babel yang memiliki sumber ikan berlimpah, akan tetapi masih banyak anak-anak tidak suka makan ikan. Hal ini terjadi, karena selama ini cara memasak ikan hanya dengan cara digoreng dan digulai, dan tidak bervariasi sehingga menjadikan anak anak tidak suka makan ikan.
“Di buku ini saya buat menu bermacam-macam makanan dari bahan baku ikan, dengan demikian anak-anak bisa suka makanan tersebut karena dibuat beragam jenis makanan,” imbuh istri Pj Gubernur Kep Babel itu.
Menurutnya, apabila anak di usia dini sudah gemar makan ikan, dirinya yakin pertumbuhan anak-anak di Kep Babel akan lebih baik, cerdas, bahkan tidak terjadi lagi kasus stunting.
Kesehatan Gigi Anak
Selain itu, Sri Utami mengatakan bahwa anak-anak dibabel kesulitan masuk TNI, POLRI, dan kedinasan lainnya akibat gigi rusak, sehingga dirinya selaku dokter gigi berkewajiban untuk memberikan ilmu supaya dapat merawat gigi dari anak usia dini, sehingga buku petunjuk cara memelihara kesehatan gigi dinilai sangat penting.
“Hari ini saya membawa terobosan baru, jadi bagaimana kita membuat kesehatan gigi anak itu baik. Jadi, ini namanya gerakan menanamkan rasa senang mulut bersih dan sehat, dengan cara membersihkan gigi dengan baik,” jelasnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kep Babel Ervawi memberikan apresiasi cukup tinggi kepada Sri Utami Soedarsono atas pemberian dua buku tersebut, karena menurutnya buku tersebut sangat dibutuhkan oleh para Bunda PAUD di Kep. Babel untuk memberikan pemahanan kepada anak didik usia dini, terkait pentingnya protein dari ikan dan menjaga kesehatan gigi.
Untuk itu dirinya berharap genrerasi yang akan datang pertumbuhannya lebih baik.
“Setelah buku dibagikan, hendaknya dipratekkan disekolah, jangan sampai dibagi buku hanya disimpan saja,” tambah ervawi. (*)







