Makin Panas! Eks Pimpinan KPK dan Aktivis Antikorupsi Laporkan Firli Bahuri ke Dewas KPK

Mantan Pimpinan KPK, Abraham Samad dan Saut Situmorang Gelar Aksi di Depan Gedung KPK, Senin (10/4). Foto: Jawapos.com
banner 468x60

Gasparnews.com, Jakarta – Sejumlah mantan pimpinan KPK dan para aktivis antikorupsi melaporkan Ketua KPK Firli Bahuri ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK, Senin (10/4/2023).

Pelaporan ini terkait dugaan pelanggaran kode etik berupa bocornya dokumen rahasia penyelidikan di Kementerian ESDM.

Bacaan Lainnya
kalender2024

Beberapa mantan Pimpinan KPK yang melaporkan Firli Bahuri di antaranya Abraham Samad, Saut Situmorang, dan Bambang Widjojanto.

“Intinya adalah potensi pelanggaran yang terjadi baik etik maupun pidana yang dilakukan hal ini sebagai Ketua KPK,” ujar Saut Situmorang di Gedung ACLC KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, dikutip dari Jawapos.com, Senin (10/4/2023).

Saut menerangkan, selama menjabat Ketua KPK, Firli tak terlepas dari aksi kontroversial. Bahkan, mantan Deputi Penindakan KPK itu selama menjadi pimpinan tak terlepas dari nuansa konflik kepentingan.

“Di dalam kronologis perjalanannya, kita bercerita juga sepanjang karirnya (Firli Bahuri) tidak habis dari abuse of power,” ungkap Saut.

Sementara itu, Saut meminta Dewas KPK dapat memeriksa Firli Bahuri secara profesional dan objektif. Ia pun menduga bocornya dokumen rahasia itu berpotensi terjadinya pelanggaran kode etik dan pelanggaran pidana.

“Kita mendatangi Dewan Pengawas dengan harapan mereka bekerja profesional, transparan, akuntabel dan berintegritas, untuk kemudian mendalami kasus ini supaya Indonesia bisa terselamatkan dan marwah KPK kembali ke tempat semula,” imbuh Saut Situmorang.

Sebelumnya, media sosial dihebohkan beredarnya rekaman suara Kepala Biro Hukum Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang juga menjabat Plh Dirjen Mineral dan Batu Bara (Minerba) M Idris F. Sihite. Diduga rekaman suara itu terkait pembicaraan Idris mengenai bocornya surat rahasia dokumen penyelidikan.

Adapun isi rekaman suara itu menyebutkan bahwa Idris menunjukkan sebuah dokumen rahasia yang diperoleh dari Ketua KPK Firli Bahuri.

“Oh ini, saya yang cerita tadi. Saya disebut di sini, itu dari Pak Menteri dapatnya dari Pak Firli, dari pak Firli dapatnya. Sebaiknya jangan, sensitif,” ucap Idris dalam rekaman suara tersebut.

Idris sebelumnya juga telah menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi tunjangan kinerja (tukin) di Kementerian ESDM, Senin (3/4) lalu. Tim penyidik KPK menelisik soal mekanisme pemberian dan pencairan tunjangan kinerja pada Dirjen Minerba Kementerian ESDM.

Copot dan Pidanakan Firli Bahuri

Disisi lain, Mantan Pimpinan KPK periode 2011-2015, Abraham Samad dalam orasinya di depan gedung KPK menegaskan bahwa pihaknya akan melaporkan Ketua KLK Fitli Bahuri ke Dewas. Seperti dikutip dari laman Youtube Kompas, Senin (10/4).

Menurutnya, Dewas KPK harus memberikan sanksi tegas segera mencopot Firli Bahuri sebagai Ketua KPK.

“Kami bersama teman seperjuangan menegaskan bahwa hari ini, Senin (10/4) akan melaporkan Firli ke Dewas terkait pembocoran dokumen. Dan pihaknya juga akan melaporkan Firli ke aparat penegak hukum. Kita minta Dewas KPK berikan sanksi yang tegas dan objektif kepada Firli Bahuri, karena telah telah melakukan pelanggaran etika dan pidana,” tutup Abraham Samad. (*)

BANNER SEBELUM KONTEN - GN 650x30

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *