Pimpin SMSI Belitung 2026–2029,  M Tahir Siap Perkuat Kolaborasi Media Siber

banner 468x60

GasparNews.com, Belitung – Muhammad Tahir dipercaya memimpin Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Belitung periode 2026–2029.

Penetapan tersebut menjadi bagian dari persiapan pembentukan kepengurusan SMSI Kabupaten Belitung yang dilakukan melalui konsolidasi bersama sejumlah pimpinan perusahaan media siber di daerah.

Bacaan Lainnya
kalender2024

Pembentukan kepengurusan SMSI Belitung berlangsung di Kongdjie Siburik, Jumat (21/8/2026), dalam rangka kunjungan Ketua SMSI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Bardian, ke Kabupaten Belitung.

Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah pemilik dan pimpinan perusahaan media siber yang akan tergabung dalam kepengurusan SMSI Kabupaten Belitung periode 2026–2029.

Selain menetapkan Muhammad Tahir dari Trend Berita sebagai Ketua SMSI Belitung, forum juga menyepakati Yudiansyah dari Belitong Ekspres sebagai Sekretaris dan Elvanadi dari Bingkai Nasional sebagai Bendahara.

Wadah Pemilik Media Siber

Ketua SMSI Babel, Bardian, menegaskan bahwa SMSI merupakan organisasi yang menghimpun pemilik dan pengelola perusahaan media siber, bukan organisasi profesi wartawan.

“Yang harus ditegaskan pertama, SMSI itu adalah organisasi pemilik media, bukan organisasi wartawan. Jangan sampai salah kaprah,” tegas Bardian.

Menurutnya, organisasi profesi seperti PWI, AJI, dan IJTI berfokus pada wartawan sebagai individu profesi, sedangkan SMSI hadir untuk menghimpun pemilik maupun pengelola perusahaan media.

“Walaupun dia bukan pemilik tetapi mengelola perusahaan itu, dia berhak untuk ikut masuk ke sini,” jelasnya.

Bukan Sekadar Wadah Organisasi

Bardian menekankan, kehadiran SMSI tidak hanya menjadi wadah berorganisasi, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata bagi perusahaan media dan meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

“SMSI itu hadir sebenarnya bukan lagi sebagai wadah kita hanya untuk berorganisasi. Tetapi lebih kepada bagaimana caranya organisasi kita ini bisa membantu kesejahteraan kita,” ujarnya.

Ia menjelaskan, semangat tersebut sejalan dengan program SMSI secara nasional. Salah satu kekuatan SMSI adalah jaringan organisasi yang telah terbentuk hingga tingkat kabupaten dan kota.

Menurut Bardian, jaringan tersebut menjadi modal penting untuk membangun kerja sama dengan berbagai pihak serta membuka peluang bagi perusahaan media lokal agar mampu berkembang di tengah perubahan industri media digital yang semakin dinamis.

Bahkan, kata dia, SMSI pusat telah membahas sejumlah peluang kerja sama dengan perusahaan teknologi global, termasuk Google. Namun, penguatan struktur organisasi hingga seluruh kabupaten dan kota masih menjadi prioritas.

“Dari beberapa kali pertemuan di Jakarta, ada rencana kita kerja sama dengan Google. Tapi ditahan dulu karena masih banyak kabupaten kota kita yang belum tertutup,” ungkapnya.

Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Media

Dalam sambutan perdananya, Muhammad Tahir menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin SMSI Belitung. Ia menilai pembentukan organisasi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antar pemilik serta pengelola media siber di Kabupaten Belitung.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk memimpin SMSI Belitung. Ini merupakan amanah yang tentunya akan saya jalankan bersama kawan-kawan media dengan penuh tanggung jawab,” ujar Tahir.

Menurutnya, tantangan industri media saat ini semakin besar. Perkembangan teknologi dan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat menuntut perusahaan media untuk terus beradaptasi, baik dari sisi jurnalistik maupun pengelolaan bisnis media.

“Kita ingin SMSI Belitung ke depan bukan sekadar tempat berkumpul atau berorganisasi. Kita harus bisa membangun jaringan, membuka peluang kerja sama, dan yang paling penting memberikan manfaat bagi perusahaan media yang menjadi anggota,” katanya.

Tahir optimistis keberadaan SMSI Belitung akan memperluas jaringan media lokal hingga tingkat nasional. Jaringan tersebut dinilainya menjadi modal penting bagi media daerah untuk berkembang dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Saya optimistis SMSI Belitung bisa berkembang. Kita punya banyak media yang memiliki potensi. Tinggal bagaimana kita membangun komunikasi, menyatukan langkah, dan membuka peluang yang lebih luas. Kalau kita bersama, saya yakin media Belitung akan semakin kuat,” tegasnya.

Bangun SMSI Belitung yang Solid dan Profesional

Ia juga mengajak seluruh pimpinan media yang nantinya tergabung dalam SMSI Belitung untuk mengedepankan kebersamaan, profesionalisme, dan kolaborasi.

“Mari kita jadikan SMSI ini sebagai rumah bersama bagi pemilik dan pengelola media siber. Kita bangun organisasi yang solid, profesional, dan mampu memberikan kontribusi bagi perkembangan pers serta kemajuan daerah,” pungkasnya.

Dengan terbentuknya kepengurusan SMSI Kabupaten Belitung periode 2026–2029, organisasi tersebut diharapkan mampu memperkuat komunikasi dan kolaborasi antarperusahaan media siber di daerah.

Selain itu, SMSI Belitung diharapkan dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas, meningkatkan kapasitas pengelola media, serta mendorong terciptanya ekosistem industri media siber yang sehat, profesional, dan berkelanjutan.***

BANNER SEBELUM KONTEN - GN 650x30

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *