GasparNews.com, Perawas – SMKN 1 Tanjungpandan adakan kemah pramuka berbakti, guna menumbuhkan tunas bangsa agar menjadi generasi yang lebih baik serta mampu membangun diri menjadi sosok yang bertanggung jawab.
Kemah bakti merupakan salah satu agenda kegiatan dari gerakan Pramuka Gudep 01.009-01.010 pangkalan SMK Negeri 1 Tanjungpandan yang diikuti oleh seluruh anggota Pramuka SMK Negeri 1 Tanjungpandan pada Jumat-Minggu, 14 hingga 16 Februari 2025, bertempat di Perkemahan Aik Gerurok, Desa Perawas, Tanjungpandan.
Pembina Pramuka SMKN 1 Tanjungpandan, Isdiar mengatakan, Kemah Bakti menjadi salah satu gerakan yang berguna untuk menumbuhkan tunas bangsa agar menjadi generasi yang lebih baik serta mampu membangun diri menjadi sosok yang bertanggung jawab.
“Kegiatan tersebut merupakan upaya pembinaan anggota ambalan, dan juga merupakan program kerja tahunan yang telah ditetapkan melalui musyawarah ambalan oleh Dewan Kerja Ambalan Karel
Satsuit Tubun dan Dewi Sartika Masa Bakti 2024/2025,” kata Isdiar.
Isdiar mengatakan, dalam mencapai tujuan tersebut perlu memberikan pembekalan pengetahuan dan keterempilan bagi para anggota Pramuka untuk membentuk watak dan mental menjadi manusia yang berkepribadian dan berjiwa Pancasila.
Isdiar menjelaskan, beberapa kegiatan yang berkesan terdapat pula antara lain sebagai berikut, pembersihan TPU Islam “Jerat Nangkak” bersama masyarakat Desa Perawas.
Selain itu, ada perkemahan pelantikan penegak bantara, pembersihan jalan masyarakat sekitar bumi perkemahan dan pemeberian bantuan alat gali kubur kepada pengurus fardu kipayah TPU “Jerat nangkak” Desa Perawas berupa dua buah cangkul beserta gagangnya, dua buah sekop dan satu buah terminal listrik sepanjang 100 meter.
“Sumbangan alat gali kubur ini adalah hasil dari sumbangan siswa dan infaq Jumat SMK Negeri 1 Tanjungpandan,” sebutnya.
Kebiasaan Bermasyarakat
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Tanjungpandan, Erliana mengatakan, kegiatan perkemahan pramuka berbakti itu sangat baik dan akan tetap mereka dukung, karena lewat kegiatan seperti itu satu dari tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat akan terwujud salah satunya bermasyarakat.
“Kebiasaan bermasyarakat adalah perilaku terlibat dalam kegiatan sosial, budaya, atau lingkungan di komunitas tempat tinggal seseorang,” kata Erliana.
Menurut Erliana, kebiasaan itu bermanfaat untuk menumbuh kembangkan nilai gotong royong, kerja sama, saling menghormati, toleransi, keadilan, dan kesetaraan, serta meningkatkan tanggung jawab terhadap lingkungan, dan rasa sekaligus menciptakan kegembiraan.*** (Yulhaidir)







