Tepi Retensi Kacang Pedang Pangkalpinang Jadi Magnet Tongkrongan Anak Muda

banner 468x60

GasparNews.com, Pangkalpinang – Ingin menikmati suasana santai dengan pemandangan berbeda? Tepian sungai retensi Kacang Pedang dan kawasan pintu air kini menjadi salah satu pilihan tongkrongan bagi masyarakat, khususnya kalangan muda.

Deretan usaha kecil dan UMKM tumbuh di sepanjang tepian sungai. Diperkirakan terdapat lebih dari 100 pelaku usaha yang menawarkan beragam menu, mulai dari makanan ringan, makanan cepat saji hingga kuliner khas Bangka.

Bacaan Lainnya
kalender2024

Lakso, mi, kuetiau, aneka camilan hingga frozen food menjadi sejumlah menu yang mudah ditemukan di kawasan tersebut.

Suasana tepian sungai yang terbuka, ditambah hembusan angin yang cukup kencang, memberikan sensasi berbeda dibandingkan tempat nongkrong lainnya.

Sejumlah pemilik usaha yang ditemui di lokasi, di antaranya Mama G dan salah seorang pedagang yang akrab disapa Om, mengatakan aktivitas usaha di kawasan tepian sungai mulai marak sekitar tahun 2020, setelah pandemi COVID-19.

Menurut mereka, keberadaan usaha-usaha tersebut tidak hanya menjadi tempat mencari penghasilan, tetapi juga ikut menghidupkan kawasan retensi yang sebelumnya tidak terlalu ramai dikunjungi.

Tak jauh dari lokasi tersebut, tepatnya di sekitar lapangan futsal Kelurahan Kacang Pedang, terdapat fasilitas olahraga yang dapat dimanfaatkan masyarakat pada siang maupun malam hari.

Deretan Warung Sajikan Beragam Kuliner

Sementara di sisi lainnya, kawasan pintu air yang dikenal masyarakat dengan sebutan Telok Atok juga menjadi salah satu titik berkumpulnya anak muda.

Deretan warung dan tempat jajanan berdiri cukup rapat dan menawarkan beragam pilihan kuliner.

Namun, keberadaan aktivitas usaha di kawasan retensi juga menjadi perhatian sebagian warga.

Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya menyayangkan adanya papan larangan dari pemerintah terkait pemanfaatan kawasan sungai retensi untuk kegiatan tertentu, seperti usaha pertambakan ikan maupun pemanfaatan biota lainnya.

Warga berharap kawasan tersebut dapat dikelola dan dimanfaatkan untuk kegiatan yang tetap memperhatikan fungsi retensi, kebersihan, serta kelestarian lingkungan.

“Kalau memang bisa diatur dan diizinkan untuk kegiatan yang positif, tentu kawasan ini bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat,” ujar warga tersebut, Minggu (6/9/2026).

Bagi para pengunjung, tepian kolong retensi Kacang Pedang memiliki daya tarik tersendiri.

Hembusan angin yang terasa sejuk, gemerlap lampu pada malam hari, serta pemandangan dari seberang sungai menciptakan suasana yang berbeda.

Lokasi Dekat dengan Pusat Kota Pangkalpinang

Lokasinya yang tidak jauh dari kawasan pusat Kota Pangkalpinang juga membuat tempat ini relatif mudah dijangkau.

“Tak heran, kawasan tepian retensi tersebut perlahan berkembang menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk bersantai, menikmati kuliner, maupun sekadar berkumpul bersama teman,” imbuhnya.

Dengan pengelolaan yang baik, kawasan tepian sungai retensi Kacang Pedang berpotensi menjadi ruang publik yang menarik sekaligus memberikan peluang ekonomi bagi pelaku UMKM setempat. (Ronald)

BANNER SEBELUM KONTEN - GN 650x30

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *