Gasparnews.com, Bangka Belitung – Bulan suci Ramadan, bulan yang dinantikan umat muslim. Hari pertama puasa telah ditetapkan Pemerintah Indonesia untuk 1 Ramadhan 1445 Hijriah jatuh pada hari Selasa, 12 Maret 2024.
Guna menyambut bulan yang penuh berkah tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel) menggelar silaturahmi dan tausiah bersama dengan Forkopimda, dan anak yatim dengan menghadirkan ustaz Hendi Kurniah, di Gedung Mahligai, Rumah Dinas Gubernur Kep Babel pada Minggu (10/3/24) kemarin.
Penjabat (Pj) Gubernur Kep Babel Safrizal ZA, yang turut hadir didampingi istri, Safriati Safrizal dalam sambutannya mengungkapkan, suasana menyambut bulan suci Ramadan yang penuh dengan keberkahan membawa kepada satu titik keyakinan, bahwa berbagi itu indah.
“Alhamdulilah, sebentar lagi bulan Ramadan 1445 H akan tiba. Telah ditetapkan 1 Ramadan jatuh pada tanggal 12 Maret 2024. Untuk itu, malam hari ini kita bersilaturahmi, sekaligus berbagi dengan anak anak yatim,” ujar Sadrizal dilansir dari laman Pemprov Babel, Senin (11/3).
Menjelang Ramadan ini, Pj Gubernur Safrizal berpesan agar umat muslim mempersiapkan fisik, memperkuat iman, perdalam ilmu, dan pengetahuan agama, persiapan amal, jiwa, dan mental untuk berpuasa, serta memohon agar dosa dapat diampuni.
Tausiyah Ustad Hendi
Sementara itu, ustad Hendi mengucapkan terima kasih atas diadakannya pertemuan yang istimewa, dan yang paling baik, karena di dalamnya ada pertemuan dengan Allah Swt.
“Kami bersyukur dan berbahagia, bisa berkumpul, terlebih bersama dengan anak-anak yang istimewa, dan ini pasti mendatangkan keberkahan bagi negeri kita Serumpun Sebalai,” ujarnya mengawali tausiyah.
Dalam tausiyahnya ustaz Hendi mengajak mukmin dan mukminat untuk membangun karakter yang kuat dengan habit (kebiasaan) yang baik.
“Pembangunan karakter kuat itu ada dalam Islam, dan salat. Agama Islam ini adalah agama habit, di mana dalam setiap rakaat salatnya dia membaca alfatihah. Begitupun puasa adalah habit, sedekah pun adalah habit, baca Al-Qur’an pun adalah habit. Maka, Islam lah menjadi solusi dalam membangun karakter yang kuat. Jadi, Bapak/Ibu, mulailah disiplin dari hal-hal kecil terlebih dahulu. Kita tidak akan menemukan perubahan jika tidak dimulai dari hal-hal yang kecil,’ ujarnya.
Semangat Ramadhan
Semangat Ramadan dikatakan ustaz Hendi, adalah menumbuhkan habit. Untuk itu, dirinya memotivasi agar umat muslim mau berbuat baik dari hal-hal kecil terlebih dahulu.
“Kita tahu bahwa Kep Babel adalah sebagian kecil dari bangsa ini. Tetapi, jika kita tahu apa yang kita bisa buat dari hal-hal kecil maka negeri ini akan menjadi besar,” tuturnya.
Menutup tausiahnya ustaz Hendi berpesan agar mukmin dan mukminat yang hadir senantiasa mengucap syukur, dan menyikapi kehidupan ini dengan rasa bahagia.
Dalam kegiatan tersebut, Pj Gubernur Safrizal beserta istri, juga Forkopimda berkesempatan menyerahkan bingkisan, dan santunan kepada 40 anak yatim. (*)







