Gubernur Babel Dukung Penguatan WPR, IPR dan Hlilrisasi Timah Melalui Kemitraan Koperasi dan BUMD

banner 468x60

GasparNews.com, Pangkalpinang — Upaya mendorong tata kelola pertambangan timah yang lebih baik dan berpihak kepada masyarakat terus menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Salah satu langkah yang dibahas adalah percepatan pengurusan Izin Pertambangan Rakyat (IPR), penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), serta penguatan kemitraan antara koperasi dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam sektor pertambangan timah.

Bacaan Lainnya
kalender2024

Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan yang berlangsung di Rumah Dinas Gubernur Kepulauan Bangka Belitung di Pangkalpinang, Minggu (26/7/2026) malam.

Ketua Koperasi Produsen Tambang Merah Putih Belitung Timur, Indra Gunawan, menyampaikan bahwa Kabupaten Belitung Timur merupakan daerah yang sangat dipengaruhi oleh sektor pertambangan timah. Karena itu, keberadaan tata niaga yang sehat dan harga timah yang adil menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Semoga ekonomi Bangka Belitung semakin baik. Harga timah yang adil bukan hanya meningkatkan pendapatan penambang, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah, memperkuat daya beli masyarakat, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Belitung Timur secara berkelanjutan,” ujar Indra Gunawan.

Ia menjelaskan, dalam pertemuan tersebut turut dibahas mengenai pengembangan WPR dan IPR, serta rencana kemitraan dengan BUMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk pembelian bijih timah dari masyarakat.

Selain itu, juga dibahas peluang pembangunan fasilitas peleburan timah yang bermitra dengan Koperasi Produsen Tambang Merah Putih guna meningkatkan nilai tambah hasil tambang di daerah.

Komitmen Gubernur Dukung Tambang Rakyat Legal dan Berkelanjutan

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menegaskan komitmennya untuk mendukung pengelolaan pertambangan rakyat yang legal, tertib, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Menurutnya, pengembangan WPR dan penerbitan IPR harus menjadi bagian dari upaya menciptakan kepastian hukum bagi penambang rakyat sekaligus menjaga keberlanjutan sektor pertambangan.

Ia juga menyambut baik gagasan kemitraan antara koperasi dengan BUMD dalam rantai usaha pertambangan timah.

“Kita ingin masyarakat mendapatkan manfaat yang lebih besar dari sumber daya alam yang dimiliki daerah. Karena itu, penguatan koperasi, pengelolaan pertambangan yang legal, serta hilirisasi melalui peleburan menjadi langkah penting untuk meningkatkan nilai ekonomi timah dan kesejahteraan masyarakat,” kata Hidayat Arsani.

BUMD Babel Dorong Pasar yang Jelas bagi Hasil Tambang Rakyat

Direktur BUMD Babel, Eka Mulya Putra, menambahkan bahwa pihaknya pada prinsipnya siap mendukung program pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pertambangan rakyat yang legal dan berkelanjutan.

“Kemitraan dengan koperasi menjadi salah satu langkah strategis untuk memastikan hasil tambang masyarakat memiliki pasar yang jelas serta memberikan nilai ekonomi yang lebih baik bagi para penambang,” ujar Eka.

Menurutnya, keberadaan BUMD diharapkan dapat menjadi jembatan antara penambang rakyat, koperasi, dan industri pengolahan timah sehingga rantai tata niaga menjadi lebih transparan dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat daerah.

Ia menambahkan, rencana kerja sama pembelian bijih timah dari koperasi serta pengembangan fasilitas peleburan merupakan bagian dari upaya memperkuat hilirisasi sumber daya mineral di Bangka Belitung.

“Kami menyambut baik inisiatif Koperasi Produsen Tambang Merah Putih Belitung Timur. Apabila seluruh aspek regulasi dan perizinan dapat dipenuhi, BUMD siap menjajaki kerja sama yang saling menguntungkan guna mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Eka juga menegaskan bahwa penguatan peran koperasi dalam sektor pertambangan rakyat akan membuka peluang terciptanya tata kelola usaha yang lebih profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan nilai tambah hasil tambang di daerah.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara pemerintah daerah, koperasi, dan BUMD untuk menciptakan ekosistem pertambangan timah yang lebih berkelanjutan, berkeadilan, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Belitung Timur maupun Kepulauan Bangka Belitung secara keseluruhan.

BANNER SEBELUM KONTEN - GN 650x30

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *