Jam Pidsus Kejagung Periksa 4 Saksi lagi pada Perkara Komoditas Timah

banner 468x60

Gasparnews.com – Kejaksaan Agung kembali melakukan pemeriksaan terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) di PT Timah Tbk tahun 2015 s/d 2022.

Pemeriksaan terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi tersebut dilakukan melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS).

Bacaan Lainnya
kalender2024

Tim Penyidik menjelaskan bahwasannya pemeriksaan tersebut dilakukan kepada 4 orang sebagai saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) di PT Timah Tbk tahun 2015 s/d 2022.

Kepala Pusat Penerangan Hukum, Ketut Sumedana juga menyebutkan didalam rilisnya yang terbit pada hari ini Selasa(09/01/2024), terkait dengan 4 orang yang diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi tersebut yaitu berinisial atas nama R, TA, AP, EZS.

“Adapun 4 orang yang dilakukan pemeriksaan pada hari ini yaitu diantaranya saksi berinisial atas nama R yang merupakan pihak dari PT Tinindo Inter Nusa, Kawasan Industri Ketapang Jl. TPI, Kelurahan Temberan, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang,” ijas Kapuspenkum dalam keterangan persnya, Selasa (9/1/2023).

“Saksi berinisial TA yang merupakan Owner CV Venus Inti Permata, saksi berinisial atas nama AP yang merupakan seorang Direktur Operasi dan Produksi PT Timah Tbk tahun 2020, dan terakhir saksi berinisial atas nama EZS yang merupakan seorang Staf Direktur Operasi dan Produksi PT Timah Tbk,’ ujarnya lagi.

Tipikor IUP PT Timah Tbk

Tim Penyidik juga menjelaskan bahwasannya pemeriksaan kepada keempat orang saksi tersebut dilakukan terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) di PT Timah Tbk tahun 2015 s/d 2022.

“Pemeriksaan yang dilakukan kepada para saksi dilakukan untuk memperkuat bukti bukti serta  melengkapi berkar berkas perkara dalam dugaan korupsi dalam pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) di PT Timah Tbk tahun 2015 s/d 2022,” ujar Tim Penyidik. (-)

BANNER SEBELUM KONTEN - GN 650x30

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *