Mau Daftar Sekolah Online? M Noor: Sistem Online PPDB SMA/SMK Bikin Galau

banner 468x60

Gasparnews.com, Bangka Belitung – Salah satu Aktivis Pemerhati Sosial Sasyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, M Noor Masese menjelaskan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK dengan sistem online sangat tidak baik. Sangat banyak dari orang tua calon siswa cemas, sebab tidak bisa mengakses link PPDB SMA/SMK Babel tersebut.

Sisi lainnya, dari pihak sekolah yang dituju juga tak bisa berharap banyak, mereka juga menunggu instruksi dari Dindik Prov Babel.

Bacaan Lainnya
kalender2024

Terkait hal tersebut, Muhammad Noor Masese mengatakan seharusnya pihak terkait harus segera mengambil langkah atau solusi cepat dan tepat dalam mengatasi persoalan itu, apalagi waktunya dibatasi,  sehingga tidak menyusahkan siswa dan orang tuanya begitu juga bagi pihak sekolah yang dituju.

“Seharusnya pihak terkait segera mengambil langkah cepat mengatasi masalah ini. Jangan buat orang tua dan siswa jadi susah mau daftar sekolah online,” ungkapnya kepada wartawan, Rabu (22/6/2023).

Sambung Dia, bagaimana mereka menjelaskan kepada orang tua calon sisiwa?

Bukankan sistem online ini dibuat agar lebih mepermudah masyarakat utk melakukan pendaftaran sekolah anaknya?

Tetapi menurut M Noor apa yang terjadi malah sebaliknya, dengan kejadian ini, Ia mengungkapkan justru lebih buruk dari pada sistem ofline.

“Lantas siapa yang bertanggung jawab terhadap buruknya sistem ini? apalagi pengadaan alat ini bukan tidak mungkin menggunakan anggaran dana yg cukup besar,” tandas Dia keluhkan hal itu.

Solusi Daftar Sekokah Sistem Offline

Sebagai masyarakat dan aktivis, M Noor merasa sangat kecewa dan prihatin, untuk itu perlu solusi dalam menyelesaikan permasalahan tersebut, misalnya:

1. Memperbanyak server minimal dibagi 2 zonasi yaitu satu server untuk di Pulau Bangka dan satu server di Pulau Belitung

2. setiap Kabupaten 1 Server dan 1 Server induk berada di dindik Prov Kep Babel.

3. Membuka sistem ofline.

Ia mengharapkan masalah PPBB SMA/SMK ini jangan terlihat mempersulit siswa/siswi yang ingin melanjutkan di sekolah pilihannya.

“Kenapa tidak dimudahkan saja cara daftar siswa masuk sekolah, misal gak bisa online ya offline. Kan masih banyak masyarakat kita yang kurang mampu dan belum paham teknologi. Ini mestinya diperhatikan serius oleh pemerintah daerah juga, jangan sampai menjadi hambatan anak didik kita yang ingin melanjutkan sekolahnya,” tutup Aktivis Pemerhati Sosial Masyarakat Babel itu. (*)

BANNER SEBELUM KONTEN - GN 650x30

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *