Gasparnews.com, Bangka Belitung – Pekerjaan gedung Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Negeri Babel) alami keterlambatan, pihak pelaksana pekerjaan berkomitmen menuntaskan pekerjaan walaupun kena sangsi denda dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
“Seyogyanya pekerjaan gedung Polman diselesaikan dengan tuntas, tinggal pembersihan sisa sisa pekerjaan, Insya Allah minggu depan pekerjaan selesai,” terang Aminullah selaku Perusahaan Manajemen (PM) PT Pulau Bintan Bestari (PBB) kepada tim media, Sabtu (06/01/2024).
Lebih jauh Aminullah menjelaskan bahwa mereka akui dalam pengerjaan poyek tersebut mengalami keterlambatan yang seharusnya tanggal 31 Desember telah selesai, dalam hal ini Aminullah menjelaskan perihal penyebabnya yang diakibatkan adanya cuaca sering hujan dan minimnya ketersediaan material di Babel, sehingga harus dibeli di Jakarta dan Palembang.
“Begitu juga dengan sarana transportasi, terkendala cuaca dan antrian pelabuhan yang memakan waktu untuk bongkar, hal inilah yang membuat kendala memakan waktu sehingga pekerjaan mengalami keterlambatan,” tegasnya.
Sebagai kontraktor lanjut Dia, pihaknya bertanggungjawab penuh dan berkomitmen menuntaskan pekerjaan walaupun kena sangsi denda dari Pejabat Pembuat Komitmen.
Ditempat terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen Polman Negeri Babel, Subhan mengatakan bahwa selaku PPK, pekerjaan ini akan diselesaikan sebagaimana mestinya dengan denda keterlambatan sesuai aturan. “Kami optimis pekerjaan ini akan selesai meskipun ada keterlambatan dan pihak kontraktor pun bersedia kena denda untuk sesuai aturan yang berlaku, ” ujar Subhan
” Mohon doa semuanya untuk pembangunan ini agar dapat digunakan untuk tuk proses belajar nantinya,” tambahnya. (*)







