Demo Polemik Tambang Ilegal, Pj Gubernur Babel Terima Ratusan Nelayan Kelabat Dalam

banner 468x60

Gasparnews.com, Pangkalpinang – Sambil duduk lesehan di halaman kantor Gubernur, Pj Gubernur Babel Safrizal ZA terima ratusan perwakilan nelayan Kelabat Dalam Kabupaten Bangka Barat, yang sebelumnya memanas dan sempat memblokir Jalan Pulau Bangka.

Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Nelayan Pecinta Teluk Kelabat Dalam ini melakukan aksi demonstrasi di Halaman Kantor Gubernur Kepulauan Babel, Selasa (12/12/2023).

Bacaan Lainnya
kalender2024

“Antara pemimpin dan rakyat tidak perlu berjarak, saya terima saudara-saudaraku duduk sama rendah berdiri sama tinggi, silahkan sampaikan aspirasi rekan-rekan,” sapa Safrizal dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/12).

Aksi demonstrasi ini sendiri masih terkait erat dengan keresahan nelayan Perairan Teluk Kelabat Dalam, terhadap polemik pertambangan ilegal yang menguasai perairan tersebut.

Tindak Penambang Ilegal

Adapun Tuntutan para peserta aksi tersebut yakni penindakan terhadap para penambang agar memudahkan nelayan untuk melaut.

Kemudian, dukungan pemerintah dalam pemanfaatan budidaya hasil laut yang dikelola oleh masyarakat Desa Pusuk, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka.

Safrizal yang menerima ratusan massa dari 7 desa didampingi Sektretaris Daerah (Sekda) Naziarto, dan Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Kep Babel, memahami tuntutan para nelayan.

Telah Dibahas Bersama Kapolda Babel

Ia pun mengakui telah melakukan pertemuan awal bersama Kapolda Babel untuk membahas persoalan tersebut. Dari pertemuan itu, nantinya akan dibahas di forum yang lebih besar bersama Forkopimda.

“Saya sudah koordinasi bersama Pak Kapolda. Kita akan lakukan sesuatu termasuk apa yang dituntut semoga nelayan mudah melaut. Tuntutan ini akan saya pimpin bersama Kapolda, Danrem, Kajati, Polairud, Lanal, Lanud untuk mencari jalan memudahkan nelayan melaut,” ujar Pj Gubernur Safrizal.

Orang nomor satu di Negeri Serumpun Sebalai ini juga mengakui sudah menerima lokasi-lokasi lain yang juga menjadi polemik antara nelayan, dan para penambang untuk mendapatkan perhatian.

Ia pun meminta para nelayan menunggu hasil pertemuan yang akan ia gagas nantinya. Ia menegaskan akan memberikan hasil sesuai kebutuhan.

“Kita akan lihat, monitor, apa yang bisa dilakukan agar nelayan bisa kembali melakukan niaga kelautan. Kita akan carikan jalan keluarnya. Saya harus melakukan sesuatu, di samping yang lainnya. Tunggu saja, kita akan ambil aksi setelah kami Forkopimda bertemu, dan mengambil langkah aksi seperti apa,” tandasnya.

Safrizal Menjamin akan Menindak Tegas Pelaku Tambang Ilegal

Lebih jauh di hadapan massa aksi, Safrizal juga memberikan jaminan akan mengambil tindakan tegas jika diketahui adanya aparatur pemerintah di lingkungan Pemprov Kep Babel yang ‘bermain’ di dalam pro-kontra pertambangan ilegal, di Perairan Teluk Kelabat Dalam.

“Saya tidak bisa menjanjikan ke aparatur lain, tapi untuk pemda, kalau ada, laporkan ke saya. Saya tindak. Oleh karenanya, nanti saya akan menentukan tindakan yang diambil seperlunya, sepatutnya, sehingga memudahkan nelayan di laut Kelabat Dalam,” pungkas Pj Gubernur Safrizal. (*)

BANNER SEBELUM KONTEN - GN 650x30

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *