Ombudsman RI Akan Awasi Efektivitas Penerapan Kebijakan Pupuk Subsidi

banner 468x60

Gasparnews.com, Pangkalpinang – Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika sampaikan akan mengawasi efektifitas penerapan kebijakan pupuk bersubsidi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Kedatangan Yeka Hendra Fatika di Babel pada Minggu (25/6/2023) disambut langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Babel, Suganda Pandapotan Pasaribu, Pj Ketua TP PKK Kepulauan Babel, Maya Suganda Pasaribu dan Kepala Dinas Pertanian serta Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Babel, Edi Romdhoni.

Bacaan Lainnya
kalender2024

“Kedatangan saya ke sini (Kepulauan Babel), untuk mengawasi pelayanan publik yang ada, terutama di sektor perekonomian. Salah satunya yang sedang menjadi atensi ombudsman pusat, yakni terkait efektivitas penerapan kebijakan pupuk bersubsidi,” kata Yeka Hendra Fatika dikutp dari laman resmi Pemprov Babel, Minggu (25/6).

Ia menambahkan, selain mengawasi efektivitas penerapan kebijakan pupuk bersubsidi, Ia juga akan melakukan sejumlah kegiatan lainnya, seperti meninjau sejumlah pasar, mengawasi program bantuan pangan pemerintah, serta memonitor efektivitas distribusi pupuk bersubsidi di Kepulauan Babel.

“Mulai dari kios taninya, distributornya, efektivitasnya, termasuk mengentaskan permasalahan-permasalahan yang ada pada kalangan petani di Kepulauan Babel ini, dengan memanggil sejumlah stakeholder dan instansi dari pusat maupun daerah,” tambah Yeka Hendra.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Babel, Suganda Pandapotan Pasaribu berharap dengan hadirnya anggota Ombudsman RI ke Bumi Serumpun Sebalai ini dapat membantu menyelesaikan sejumlah permasalahan.

“Kedatangan Pak Yeka, bersama sejumlah kepala ketahanan pangan dan beberapa stakeholder yang lain diharapkan bisa membantu menyelesaikan sejumlah permasalahan di Kepulauan Babel,” imbuhnya.

Sinergi dengan Ombudsman RI

Pj Gubernur Suganda sampaikan akan membangun sinergi dengan Ombudsman RI dan beberapa stakeholder, guna mengentaskan masalah stunting serta mengentaskan permasalahan ketahanan pangan.

“Saya dan Pak Yeka, juga sudah ngobrol terkait stunting, bisa jadi penyebabnya adalah malnutrisi. Dimana, malnutrisi ini salah satu penyebabnya yakni masalah ekonomi, selain itu ada juga yang dari pola asuh,” papar Suganda. (*)

BANNER SEBELUM KONTEN - GN 650x30

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *