Gasparnews.com, Belitung – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Belitung H Subki Sulaiman mengatakan, hasil kesepakatan bersama untuk menolak atau membatalkan kegiatan “OKTOBER FEST” atau Minum Beer Sepuasnya“ memberikan rasa ketenangan bagi umat Islam.
Ia sampaikan bahwa acara minum Beer sepuasnya tersebut tidak dicegah akan menimbulkan masalah dilingkungan umat Islam dan merusak tatanan kerukunan beragama khususnya di Kabupaten Belitung.
“Kami menyatakan menolak adanya acara tersebut dan kami menyarankan ada perjanjian atau bukti tertulis sehingga permasalahan tersebut ada penyelesaiannya dan saya yakin pihak penyelenggara sudah mengerti apa yang harus dilakukan,” ujarnya kepada wartawan usai RDP Senin (3/10/2022).
Kemudian Ketua Aliansi Umat Islam Belitung Suhardi mengucapkan syukur upaya yang dilakukan dari hari kemarin sampai hari ini ada perubahan yang semakin baik.
“Artinya kepedulian dan kecintaan kita untuk dengan daerah sangat tinggi dan kawan-kawan dari pihak Legislatif juga berpandangan sama,” inbuhnya.
Pemda Belitung Disarankan Buat Pernyataan Tolak Oktober Fest
Harapannya kepada Pemerintah Daerah agar dapat membuat surat atau pernyataan untuk tidak mengizinkan adanya kegiatan OKTOBER FEST” atau Minum Beer sepuasnya itu.
“Acara tersebut bukan cuma di cancel tetapi dibatalkan dan di tempat lainpun jangan diadakan, itu yang paling penting. Kalaupun acara tersebut dipaksakan kita tetap akan bergerak, kita tidak akan diam karena kita ingin Belitung dan pariwisata yang halal tanpa maksiat,” ucapnya. (Tim)







